kizi.us
kizi.us adalah situs Berita Olahraga, Prediksi Bola, Bursa Bola, Livescore

Penurunan Elektabilitas Prabowo-Sandi Disebabkan Tingkat Kesombongan Yang Tinggi

Penurunan Elektabilitas Prabowo-Sandi Disebabkan Tingkat Kesombongan Yang Tinggi

Penurunan Elektabilitas Prabowo-Sandi Disebabkan Tingkat Kesombongan Yang Tinggi – Ketua DPP Partai Hanura Inas Nasrullah Zubir menyebutkan ada faktor-faktor yang membuat trend kepopuleran Prabowo Subianto-Sandiaga Uno alami penurunan pascareuni 212. Menurut Inas, penurunan eletabilitas Prabowo-Sandi karena disebabkan tim sukses mereka sangat menyombongkan diri.

Berdasar pada survey LSI Denny JA, tingkat kepopuleran Prabowo Subianto- Sandiaga Uno alami penurunan sesudah Reuni 212 dari 31,2 % jadi 30,6 %. Berbanding dengan kepopuleran Joko Widodo-Ma’ruf Amin di angka 54,2 %.

“Juru bicara atau influencer team Prabowo-Sandi seringkali menyombongkan diri jika elektabelitas Prabowo-Sandi selalu bertambah sekalian berbuat tidak etis stagnannya elektabelitas Jokowi-Amin,” kata Inas lewat info tercatat, Sabtu (22/12).

Anggota Tim sukses Jokowi-Ma’ruf ini pula memandang, reuni 212 malah blunder untuk Prabowo-Sandi. Karena, kata Inas, acara besar itu sarat akan muatan politis sebab disisipi agenda seruan untuk memberi dukungan Prabowo-Sandi di Pemilihan presiden 2019.

“Reuni mujahid 212 pada tanggal 2 Desember 2018 sarat dengan politik ambisi untuk Pemilihan presiden 2019,” tegasnya.

Awal mulanya, Lingkaran Survey Indonesia (LSI) Denny JA melaunching hasil survey tentang pekerjaan reuni 212 di Jakarta 2 Desember kemarin. Tidak ada pergantian berarti pada elektoral dua pasangan capres-cawapres, Jokowi-Maruf serta Prabowo-Sandi. Tim Jokowi masih tetap unggul.

Periset LSI Denny JA, Adjie Alfaraby menjelaskan saat pekerjaan reuni 212, elektoral Jokowi-Ma’ruf, berdasar pada hasil survey pada November, masih tetap unggul diatas 50 % dari Prabowo-Sandi. Survey pada bulan November tunjukkan elektoral Jokowi sebesar 53,2 % sedang Prabowo 31,2 %.

“Saat reuni 212, kepopuleran ke-2 calon presiden sedikit beralih serta condong stagnan. Survey LSI Denny JA pada Desember 2018 tunjukkan jika kepopuleran Jokowi-Maruf sebesar 54,2 % sesaat kepopuleran Prabowo-Sandi pada Desember ini sebesar 30,6 %,” tutur Adjie di Graha Rajawali, Jakarta Timur, Rabu (19/12).

You might also like